Cara Menangani Anak Ngambek Di Keramaian

14.59 Unknown 0 Comments

Assalamualaikum Warohmatullahi Wa Barakatuh...

Artikel ini saya buat karena masih banyaknya disekitar kita anak-anak yang menangis di lingkungan ramai yang kita kunjungi, dan direspon "kurang tepat" oleh orang tua mereka. 

Membahas tentang anak kecil, tentu tidak akan pernah habis bahasan kita tentang kecantikan dan kegantengannya, tentang pinter dan mengemeskanya dan semua tentang anak-anak tentu akan menjadi topik yang selalu asik untuk diperbincangkan. Sebelum kita membahas tentang hal spesifik dari anak-anak kita, disini saya ingin mengajak pembaca untuk meriview tentang anak-anak kita secara umum. Seperti apapun keadaan anak kita mereka adalah karunia, dan barokah terbesar yang telah dikirim kan Tuhan kepada kita, dari hal itu maka WAJIB hukumnya bagi kita untuk menjaga, mengayomi, membimbing dan menjadikan anak kita bahagia hidup didunia ini, dalam hal ini tentu tidak berdasar hanya dengan materiil yang mencakup kebutuhan-kebutuhan jasmani dalam hidup saja namun lebih besar lagi yaitu tentang kebutuhan rohani anak-anak kita berupa kasih sayang dan lain-lainya.

Membahas tentang kehidupan dari anak-anak hal utama yang wajib kita ketahui adalah anak-anak memiliki dunia dalam hati dan pikiran mereka sendiri, dimana berdasar oleh hal itu kita sebagai orang tua diartikan sebagai orang lain dalam dunianya, anak-anak tidak akan pernah berfikir panjang untuk melakukan sesuatu yang mereka inginkan, yang mana keinginannya itu akan kita nilai sebagai hal nakal, bandel dan hal negatif lain pada saat mereka melakukan hal yang tidak kita inginkan, yang sebenernya larangan dan anjuran kita pada anak-anak kita belum bisa mereka pahami sepenuhnya karena keterbatasan yang mereka miliki dalam menerjemahkan larangan-larangan kita tersebut, begitu juga dengan sebaliknya, andai anak-anak kita melakukan hal yang sesuai dengan kita inginkan mereka kita sebut sebagai anak pintar dll nya.

Berdasar pada anak yang MEMILIKI DUNIA SENDIRI dala pemikiranya, tentu tidak tepat bila kita melakukan respon seperti gambaran diatas,seperti banyak bahasan yang sudah dijelaskan oleh banyak ahli tentang anak-anak, bahwa anak-anak laksana layang-layang yang mana harus kita tarik dan kita ulur agar dia bisa terbang tinggi diangkasa, maka ikuti dan pantaulah setiap tingkah laku anak-anak kita tanpa harus menghukum dan memberikan punisment kepadanya bila mereka melakukan hal yang tidak kita inginkan.
Nah ibu-ibu dan bapak-bapak, seperti itulah setidaknya yang saya pahami tentang anak saya, berikutnya mari kita mulai membahas cara-cara buat menangani kerewelan dan kengambekan anak-anak kita :
  1. Bawakan Mainan, Makanan atau benda-benda Favorit
Lingkungan baru yang berbeda dengan kebiasaan anak  akan sangat mempengaruhi psikologi dari anak kita, maka dari itu untuk menjaga mood dari anak, kita harus menyediakan titik fokus dari anak kita untuk mengkondisikan kenyamanan psikologis dari si anak,  hal ini bisa kita lakukan dengan cara memberikan benda-benda atau makanan yang paling dia sukai selama ada dilingkunganya.

      2. Perhatikan anak kita lebih dari lingkungan dia berada. 

 Rutinitas anak-anak tentu bisa kita kalkulasikan 90% dilingkungan rumah, dimana karena hal itu bila kita mengajak anak-anak kita ketempat-tempat yang berbeda mereka akan berubah menjadi pribadi lain dimata kita, ada anak yang berani dan menggangap lingkungan baru itu seperti rumahnya yang akhirnya mereka melakukan segala hal seperti dirumahnya sendiri, yang tentunya hal seperti itu tidak akan sesuai bukan?, berikutnya ada pula tipikal anak yang takut karena perbedaan lingkungan tersebut, tidak mau turun dari gendongan kita, panik dan nangis saat mereka merasa tidak nyaman, kepanasan atau kebisingan dari lingkungan dll nya. Dari pengalaman saya merawat Azza Zinartian Moksa, yang hari ini masih berumur 1 tahun, 7 bulan dan 14 hari ini. mereka hanya butuh pengenalan dari lingkungan baru yang kita kenalkan pada dia, mall, pasar, atau tempat-tempat ramai lainya, maka berikan perhatian dia lebih dari kegaduhan di lingkungan ramia tersebut, ajak dia berbicara, ajak dia melakukan sesuatu di lingkungan itu bersama-sama, ingat BERSAMA-SAMA adalah kata kunci dari nilai perhatian lebih yang kita berikan. dalam pengalaman saya hal ini sangat berpengaruh besar pada anak saya, malahan saya mendapat keuntungan lebih selain dari tidak rewelnya Azza saat saya ajak di keramaian yaitu keberanian dia dalam lingkungan-lingkungan baru berikutnya.

     3. Perkenalkan Dia dengan Anak-anak yang ada di sekitar anda.

Dalam hal ini, sangat sah bila melakukan pembicaraan berupa perbandingan-perbandingan kita dengan anak-anak disekitar kita kepada anak kita, contoh bila ada anak yang menangis disekitar kita maka berikan anak kita pujian-pujian padanya, bila ada anak yang pintar disana berikan anjuran buat anak kita untuk mencontohnya. Dari Pengalaman saya, dengan pengondisian ini sie Azza menjadi lebih nyaman dengan lingkunganya.

    4. Berikan Spare Waktu Buat Anak Mengimprovisasikan Dirinya

Carilah sudut-sudut dari lingkungan baru yang paling mirip dengan keadaan lingkungan sebelumnya, turunkan anak dari gendongan dan biarkan dia melakukan apapun yang mereka inginkan dan tentunya dengan pantauan penuh dari kita, cegah dia sebelum melakukan hal yang tidak baik dan temani dia bila melakukan hal baik, sebagai contoh bila ke mall maka luangkan sedikit waktu anda unutk main di area bermain anak, sperti time zone atau semacamnya, cegah dia sebelum menganggu anak-anak lain, dan temani dia bila dia mendekati anak-anak lain unutk mengajak bermain bersama.

Semoga cara -cara sukses saya menghandle Azza diatas bisa sukses untuk anak-anak anda semua yaa,,, terimakasih sudah berkunjung, dan sangat terbuka ruang sharing dalam bahasan ini di kolom koment agar lebih sempurna lagi artikel ini untuk banyak orangtua didunia ini. see you yaa di bahasan anak selanjutnya...






















0 komentar:

Tentang kami

13.22 Unknown 0 Comments

Nama : Azza Zinartian Moksa
Agama : Islam
TTL   : Malang, 24 November 2014
Alamat : Jl. Tirto Taruno 88B Landungsari Kec. Dau Kab. Malang
Cita-Cita : Menyinari Dunia ( Harapan dari orangtua)
Hobi : Dancing And Singging
Nama Papa : M. Agustian Anwar 
Nama Mama : Erlina Rosita

0 komentar:

Hari Pertama Kehidupanmu

12.38 Unknown 0 Comments

24 November 2015, 
Adalah hari mu lahir anakku, kamu lahir secara premature di RS. Mutiara Bunda Malang, kehidupanmu didalam rahim ibumu sungguh menggagumkan nak, dimana 2 minggu sebelum kamu lahir, kami melakukan check up terakir ke dokter kesekian yang memeriksa kamu, dimana disana kami mendapatkan informasi bahwa kamu teridentifikasi dengan baik tanpa ada hal-hal yang perlu kami khawatirkan tentang kamu, seminggu kemudian di pagi buta sekitar pukul 3 pagi mama mu merintih-rintih kesakitan merasakan sesuatu yang ada di dalam perutnya, kwatir banget kami berdua namun anehnya rasa sakit itu tiba-tiba saja hilang begitu saja ketika kami bersiap-siap untuk beranjak ke rumah sakit, yang akhirnya karena keadaan iklim malang yang waktu itu begitu dingin kami memutuskan untuk menunda periksa diwaktu yang agak siang, yang perlu kamu tau nak, di pagi hari waktu papa ingin mengantar mama kamu untuk periksa ternyata papa dapat panggilan darurat dari kantor tempat papa bekerja, alhasil waktu untuk memperiksakan keadaan kamu ditunda lagi nak, sore hari nya barulah papa dan mama berangkat ke tempat salah satu klinik bidan yang bekerjasama dengan seorang dokter spesialis anak ditempat itu. karena semangat nya kami yang ingin tahu keadaan kamu saat itu, kami sampai tidak menyadari kalau waktu pemeriksaan di dokter tersebut telah ditentukan jam kerjanya, kami berangkat jam 17:36 wib dimana ternyata buka praktek sang dokter adalah jam 7 malam, menggingat kamu yang sudah sangat berat didalam rahim ibu mu maka kami memutuskan untuk tetap menunggu dokter di area klinik tersebut, disela-sela waktu menunggu ibumu berbincang degan bidan yang ada disana, dan untuk sementara ibu bidan tersebut menawarkan untuk memeriksa ibumu, disana kami sama-sama tegang dan tertegun, karena kamu memperlihatkan hal yang tidak pernah kami sangka-sangka sebelumnya. Disana ibu bidan mengatakan bahwa posisi kamu yang seharusnya sudah berada pada jalur pintu mu masuk ke dunia ternyata kamu berubah arah menghadang pintu itu, disana sang bidan menyarankan agar kami mempersiapkan kelahiran mu melalui jalur operasi, karena menurut ibu bidan masih mungkin kamu dikeluarkan melalui jalur normal, namun hal itu akan sangat menyiksa ibumu dalam prosesnya. tentu saja hal itu cukup membuat kami berfikir anak ku, dimana persiapan finansial yang kami miliki saat itu tak lebih untuk cukup biaya i kelahiranmu dengan jalur normal.

sembari menunggu sang dokter, kami berdua terdiam tanpa cakap-cakap yang kami lakukan,kami memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang bisa kami raih untuk segera bisa memproses kelahiranmu dengan lancar tanpa adanya kekurangan apapun.

18:47 WIB, 13 menit sebelum dokter datang, dalam diam kami memiliki harapan yang sama untuk mu nak, dimana kami mengharapkan agar hasil dari pemeriksaan dokter akan berbeda dengan yang sudah di sampaikan oleh ibu bidan. dan akhirnya pak dokter pun datang, kami menjadi pasien pertama dia hari itu, didalam ruang periksa kami bertambah gemetar, dimana harapan kami dimentahkan oleh sang dokter dengan analisa nya saat memriksa ibu mu, dari analisa dokter menyatakan bahwa selain membenarkan prediksi dari ibu bidan, pak dokter juga menyatakan bahwa ternyata air ketuban dalam rahim ibu kamu juga sangat sedikit, dimana karena hal itu tak baik kalo kami harus menunggu waktu yang lebih lama unutk segera mengoperasikan kamu agar cepat hadir didunia ini dan segeralah kami berpamitan untuk segera pulang pada pak dokter.

Dalam perjalanan pulang ibumu menyayakan pada papa, tentang rencana apakah yang akan kami lakukan unutk menghadirkanmu, papa dengan gayanya yang stabil, mengatakan bahwa, " sudahlah ma, ntar papa yang cari kekurangan uang buat menyiapkan kelahirian anak kita, namun tentu kita butuh waktu beberapa hari ". malam pun berlalu tanpa papa menutup mata, sampai pagi tiba papa mulai bersiap untuk berangkat kerja seperti biasanya, disela rutinitas kerja, papa mencoba mencari-cari pinjaman dari teman-teman, namun sampai waktu kerja telah habis tak sepeserpun yang bisa didapat, sesampai dirumah dengan peluhnya, keadaan semakin membuat pilu hati papa, karena melihat mama kamu menangis terisak-isak, papa bertanya kenapa? dengan sedu sedan ibumu menjawab karena beberapa kalimat yang dilontarkan oleh kakaknya mengenai keadaan kami.

tak perlu lah dibahas lebih deatil hal ini, namun setidaknya hal baik yang bisa papa dapat dari kejadian ini adalah besoknya kamu bisa kami jemput kedunia ini lewat proses operasi. dan Alhamdulilah senin, 24 November 2014 pukul 08:10 WIB kamu telah lahir dengan berat badan 3,2kg dan panjang 50,1cm dengan tangisan yang sangat lantang dan menyandang nama :

 "AZZA ZINARTIAN MOKSA" 

0 komentar: