Tampilkan postingan dengan label SEJARAHMU. Tampilkan semua postingan

Hari Pertama Kehidupanmu

24 November 2015, 
Adalah hari mu lahir anakku, kamu lahir secara premature di RS. Mutiara Bunda Malang, kehidupanmu didalam rahim ibumu sungguh menggagumkan nak, dimana 2 minggu sebelum kamu lahir, kami melakukan check up terakir ke dokter kesekian yang memeriksa kamu, dimana disana kami mendapatkan informasi bahwa kamu teridentifikasi dengan baik tanpa ada hal-hal yang perlu kami khawatirkan tentang kamu, seminggu kemudian di pagi buta sekitar pukul 3 pagi mama mu merintih-rintih kesakitan merasakan sesuatu yang ada di dalam perutnya, kwatir banget kami berdua namun anehnya rasa sakit itu tiba-tiba saja hilang begitu saja ketika kami bersiap-siap untuk beranjak ke rumah sakit, yang akhirnya karena keadaan iklim malang yang waktu itu begitu dingin kami memutuskan untuk menunda periksa diwaktu yang agak siang, yang perlu kamu tau nak, di pagi hari waktu papa ingin mengantar mama kamu untuk periksa ternyata papa dapat panggilan darurat dari kantor tempat papa bekerja, alhasil waktu untuk memperiksakan keadaan kamu ditunda lagi nak, sore hari nya barulah papa dan mama berangkat ke tempat salah satu klinik bidan yang bekerjasama dengan seorang dokter spesialis anak ditempat itu. karena semangat nya kami yang ingin tahu keadaan kamu saat itu, kami sampai tidak menyadari kalau waktu pemeriksaan di dokter tersebut telah ditentukan jam kerjanya, kami berangkat jam 17:36 wib dimana ternyata buka praktek sang dokter adalah jam 7 malam, menggingat kamu yang sudah sangat berat didalam rahim ibu mu maka kami memutuskan untuk tetap menunggu dokter di area klinik tersebut, disela-sela waktu menunggu ibumu berbincang degan bidan yang ada disana, dan untuk sementara ibu bidan tersebut menawarkan untuk memeriksa ibumu, disana kami sama-sama tegang dan tertegun, karena kamu memperlihatkan hal yang tidak pernah kami sangka-sangka sebelumnya. Disana ibu bidan mengatakan bahwa posisi kamu yang seharusnya sudah berada pada jalur pintu mu masuk ke dunia ternyata kamu berubah arah menghadang pintu itu, disana sang bidan menyarankan agar kami mempersiapkan kelahiran mu melalui jalur operasi, karena menurut ibu bidan masih mungkin kamu dikeluarkan melalui jalur normal, namun hal itu akan sangat menyiksa ibumu dalam prosesnya. tentu saja hal itu cukup membuat kami berfikir anak ku, dimana persiapan finansial yang kami miliki saat itu tak lebih untuk cukup biaya i kelahiranmu dengan jalur normal.

sembari menunggu sang dokter, kami berdua terdiam tanpa cakap-cakap yang kami lakukan,kami memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang bisa kami raih untuk segera bisa memproses kelahiranmu dengan lancar tanpa adanya kekurangan apapun.

18:47 WIB, 13 menit sebelum dokter datang, dalam diam kami memiliki harapan yang sama untuk mu nak, dimana kami mengharapkan agar hasil dari pemeriksaan dokter akan berbeda dengan yang sudah di sampaikan oleh ibu bidan. dan akhirnya pak dokter pun datang, kami menjadi pasien pertama dia hari itu, didalam ruang periksa kami bertambah gemetar, dimana harapan kami dimentahkan oleh sang dokter dengan analisa nya saat memriksa ibu mu, dari analisa dokter menyatakan bahwa selain membenarkan prediksi dari ibu bidan, pak dokter juga menyatakan bahwa ternyata air ketuban dalam rahim ibu kamu juga sangat sedikit, dimana karena hal itu tak baik kalo kami harus menunggu waktu yang lebih lama unutk segera mengoperasikan kamu agar cepat hadir didunia ini dan segeralah kami berpamitan untuk segera pulang pada pak dokter.

Dalam perjalanan pulang ibumu menyayakan pada papa, tentang rencana apakah yang akan kami lakukan unutk menghadirkanmu, papa dengan gayanya yang stabil, mengatakan bahwa, " sudahlah ma, ntar papa yang cari kekurangan uang buat menyiapkan kelahirian anak kita, namun tentu kita butuh waktu beberapa hari ". malam pun berlalu tanpa papa menutup mata, sampai pagi tiba papa mulai bersiap untuk berangkat kerja seperti biasanya, disela rutinitas kerja, papa mencoba mencari-cari pinjaman dari teman-teman, namun sampai waktu kerja telah habis tak sepeserpun yang bisa didapat, sesampai dirumah dengan peluhnya, keadaan semakin membuat pilu hati papa, karena melihat mama kamu menangis terisak-isak, papa bertanya kenapa? dengan sedu sedan ibumu menjawab karena beberapa kalimat yang dilontarkan oleh kakaknya mengenai keadaan kami.

tak perlu lah dibahas lebih deatil hal ini, namun setidaknya hal baik yang bisa papa dapat dari kejadian ini adalah besoknya kamu bisa kami jemput kedunia ini lewat proses operasi. dan Alhamdulilah senin, 24 November 2014 pukul 08:10 WIB kamu telah lahir dengan berat badan 3,2kg dan panjang 50,1cm dengan tangisan yang sangat lantang dan menyandang nama :

 "AZZA ZINARTIAN MOKSA"